LPW Apresiasi Keseriusan Ditresnarkoba Polda Lampung ungkap Jaringan Narkoba

Ilustrasi AI Ketua Lampung Police Watch (LPW) MD Rizani.

Rembes.com, Bandar Lampung – Ketua Lampung Police Watch (LPW) MD Rizani menilai keberhasilan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung membongkar penyelundupan 6 kilogram ganja jaringan Medan–Bali menunjukkan keseriusan penyidik dalam mengembangkan perkara hingga ke mata rantai yang lebih tinggi.

Menurut MD. Rizani, keberhasilan aparat tidak hanya diukur dari banyaknya barang bukti yang ditangkap, melainkan kemampuan mengungkap jaringan hingga aktor intelektual di balik peredaran narkotika.

Bacaan Lainnya

“Ini bukan soal kuantitas penangkapan, tetapi kualitas pengungkapan perkara. Yang terpenting adalah ada kemauan penyidik untuk membongkar sampai ke akar-akarnya,” kata MD. Rizani pada Selasa, (28/7/2026).

Ia menilai langkah penyidik yang menerapkan metode control delivery hingga berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Bali merupakan bentuk keseriusan dalam memutus mata rantai peredaran narkotika lintas provinsi.

Menurut dia, pengungkapan perkara tidak boleh berhenti pada penangkapan kurir.

Aparat penegak hukum harus terus mengembangkan penyidikan untuk memburu pihak yang mengendalikan jaringan tersebut.

“Jangan hanya menangkap pelaku di lapangan, tetapi terus mengejar jaringan berikutnya. Itu yang dibutuhkan dalam pemberantasan narkotika,” ujarnya.

Rizani juga mengapresiasi langkah Ditresnarkoba Polda Lampung yang sebelumnya berhasil membawa kembali narapidana narkotika Asnawi bin M. Husin ke Lampung setelah sempat melarikan diri dari Rumah Tahanan Polda Lampung pada 2023.

Menurutnya, pemindahan Asnawi dari Lapas Kelas IIA Lhokseumawe ke Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung menunjukkan komitmen penyidik menuntaskan proses hukum, meskipun perkara tersebut telah berlangsung lebih dari dua tahun.

“Upaya membawa kembali tersangka untuk menyelesaikan proses hukum juga patut diapresiasi. Artinya, perkara tidak dibiarkan menggantung,” kata dia.

LPW, kata MD. Rizani, mendukung penuh langkah Ditresnarkoba Polda Lampung dalam memberantas peredaran narkotika.

Namun, ia mengingatkan agar konsistensi pengungkapan jaringan tetap menjadi prioritas sehingga pemberantasan narkoba tidak berhenti pada pelaku lapangan, melainkan mampu menyentuh pengendali utama jaringan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *