Pemerintah Salurkan 37 Ribu Ton Beras Bantuan untuk 1,2 Juta Warga Lampung

Rembes.com, Bandar Lampung – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama Perum BULOG melanjutkan penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 di Provinsi Lampung.

Penyaluran bantuan dilakukan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi Pemimpin Wilayah BULOG Kantor Wilayah Lampung Rindo Safutra, di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Pisang, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Jumat, 11 September 2026.

Bacaan Lainnya

Dalam kegiatan tersebut, Zulkifli Hasan dan Ahmad Rizal Ramdhani menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada sejumlah perwakilan Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Program ini merupakan bagian dari penugasan pemerintah kepada BULOG untuk menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) sekaligus memastikan bantuan diterima masyarakat yang berhak.

Setiap PBP mendapatkan 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan. Dengan demikian, masing-masing penerima memperoleh total 30 kilogram beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.

Di Lampung, bantuan pangan tersebut menyasar lebih dari 1,2 juta PBP dengan total alokasi lebih dari 37,27 ribu ton beras.

Adapun di Kabupaten Lampung Selatan, bantuan diberikan kepada sekitar 182 ribu PBP dengan total alokasi hampir 5,5 ribu ton beras.

Sementara di Desa Pisang, program tersebut menyasar 233 PBP dengan total bantuan hampir 7 ribu kilogram beras untuk tiga bulan.

Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember

Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah akan melanjutkan program bantuan pangan beras untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026.

“Bantuan pangan ini akan kita lanjutkan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026. Pemerintah telah memutuskan untuk menambah alokasi bantuan pangan sebanyak 1 juta ton beras bagi sekitar 33,2 juta masyarakat yang membutuhkan,” ujar Zulkifli.

Menurut dia, bantuan lanjutan diperlukan untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat, terutama ketika memasuki masa paceklik yang berpotensi menyulitkan masyarakat memperoleh beras.

“Kebijakan tersebut telah diusulkan kepada Presiden dan mendapat persetujuan,” kata dia.

Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani memastikan lembaganya siap menjalankan penugasan pemerintah tersebut.

BULOG, kata dia, akan menjaga ketersediaan stok sekaligus memastikan distribusi bantuan berjalan hingga diterima masyarakat penerima manfaat.

“BULOG siap menjalankan penugasan pemerintah dengan memastikan ketersediaan stok serta kelancaran penyaluran bantuan pangan hingga diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Ahmad Rizal.

Dalam penyaluran di Lampung Selatan, BULOG menyiapkan operasional dan distribusi hingga tingkat wilayah.

Jajaran BULOG di daerah juga mendampingi langsung pelaksanaan penyaluran di KDMP Pisang.

Program bantuan pangan beras merupakan salah satu upaya pemerintah memperkuat perlindungan sosial, menjaga daya beli masyarakat, serta mendukung stabilitas pasokan dan harga beras.

Pemerintah bersama BULOG dan pemerintah daerah juga terus memperkuat koordinasi agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat kualitas.

BULOG menyatakan komitmennya menjalankan penugasan tersebut melalui dukungan stok, jaringan pergudangan, serta kesiapan operasional dan distribusi di berbagai wilayah.

Langkah itu diharapkan turut memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *