SD Satu Atap Tanggamus Memprihatinkan, Belajar di Bangunan Lapuk

Kondisi sekolahan lapuk di SD Negeri Satu Atap Cukuh Balak, Tanggamus, Lampung. Dok: Ist.

Rembes.com, Tanggamus – Kondisi SD Negeri Satu Atap di Pedukuhan Batu Nyangka, Desa Tanjung Raja, Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Lampung, masih memprihatinkan.

Bangunan sekolah yang telah berdiri puluhan tahun itu berdinding papan lapuk, dengan atap seng berkarat dan berlubang.

Bacaan Lainnya

Saat hujan, air kerap masuk ke ruang kelas dan mengganggu kegiatan belajar.

Meski dalam keterbatasan, belasan siswa tetap mengikuti proses belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus, Viktor Libradi, menyatakan pemerintah belum dapat melakukan renovasi karena status lahan sekolah belum dihibahkan.

“Belum bisa dibangun karena status lahannya belum hibah,” ujarnya.

Sementara itu, guru setempat, Apriana, mengaku selama 18 tahun mengajar, sekolah tersebut belum pernah mendapat bantuan pembangunan.

Ia berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan gedung permanen agar kegiatan belajar berlangsung lebih layak.

Di tengah kondisi itu, tokoh masyarakat Lampung, Very Fardinalsyah, bersama sejumlah influencer lokal mengunjungi sekolah dan menyalurkan bantuan kepada siswa.

Ia menyatakan akan membantu pembangunan sekolah secara gotong royong bersama masyarakat setempat.

Kondisi ini menunjukkan perbaikan fasilitas pendidikan di daerah masih terkendala persoalan administratif, di tengah kebutuhan mendesak akan ruang belajar yang layak.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *