OMC Mulai Berbuah Hujan, Lampung Semai 800 Kilogram NaCl di Langit Way Kambas

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Lampung mulai menunjukkan hasil.

Rembes.com, Bandar Lampung – Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Lampung mulai menunjukkan hasil. Hujan turun di sejumlah wilayah setelah tim melakukan penyemaian awan pada hari pertama operasi pada Rabu, (26/8/2026).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung Rudy Sjawal Sugiarto mengatakan penyemaian awan pada hari pertama berhasil memicu hujan.

Bacaan Lainnya

“OMC kemarin, Rabu, telah berlangsung dan berhasil menurunkan hujan,” kata Rudy saat dikonfirmasi, Kamis, 27 Agustus 2026.

Hujan dengan intensitas ringan dilaporkan terjadi di wilayah Bandar Sribawono dan Desa Karang Anyar, Kabupaten Lampung Timur.

Operasi berlanjut pada hari kedua, Kamis, 27 Agustus 2026. Pada sorti pertama, pesawat PK-YNA melakukan penyemaian awan di sekitar kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Tim menggunakan 800 kilogram bahan semai berupa natrium klorida (NaCl). Penyemaian dilakukan pada ketinggian sekitar 8.000 kaki dengan menyasar awan cumulus yang berpotensi menghasilkan hujan.

Berdasarkan laporan Flight Scientist PT Gaia Ananda Samasta, Hisyam dan Roland, awan yang menjadi sasaran memiliki dasar sekitar 6.000 kaki dan puncak antara 10.000 hingga 11.000 kaki.

Saat penyemaian berlangsung, kecepatan angin tercatat 6-7 knot dari arah timur dan tenggara. Tim juga mendeteksi presipitasi ringan di area penyemaian.

Potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah sasaran juga cukup banyak, terutama pada radial 69-90 derajat dengan jarak sekitar 27-41 nautical mile.

OMC merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Lampung menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan, khususnya di kawasan TNWK.

Operasi ini dilakukan dengan menyemai awan yang memiliki potensi hujan untuk meningkatkan peluang presipitasi.

Tim OMC akan terus memantau kondisi atmosfer dan pertumbuhan awan sebelum menentukan lokasi serta waktu penyemaian berikutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *