HMI Komisariat Sospol Unila Resmi Dilantik, Dorong Lahirnya Kader Intelektual

Pengurus HMI Komisariat Sosial dan Politik resmi dilantik. Foto: Wildanhanafi/rembes.com.

Rembes.com, Bandar Lampung – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Sosial dan Politik Universitas Lampung (Unila) periode 2026–2027 resmi dilantik di Gedung Kesenian PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Sabtu (18/7/2026) malam.

Pelantikan yang mengusung tema “Restorasi Spirit Perjuangan sebagai Instrumen Fundamental Intelektual demi Mewujudkan Masyarakat Madani” itu menjadi momentum pergantian kepengurusan sekaligus penguatan komitmen kader dalam menjalankan roda organisasi.

Bacaan Lainnya

Ketua Pelaksana, Fauzan Ramadan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, senior, dan kader yang telah menyukseskan rangkaian pelantikan hingga berjalan lancar.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Komisariat Sosial dan Politik Unila yang baru dilantik, Husen, mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan HMI sebagai ruang belajar dan pengabdian bagi kader dari berbagai latar belakang.

Menurutnya, HMI merupakan tempat menempa diri sebelum kader terjun sebagai akademisi, politisi, birokrat, maupun pengusaha.

“Kita belajar bersama di HMI. Ke depan mari bekerja sama dan berkolaborasi demi kemajuan komisariat. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh senior dan pengurus demisioner yang telah memberikan masukan serta mendampingi proses hingga pelantikan ini terlaksana,” ujarnya.

Husen juga mengajak seluruh kader untuk menyukseskan pelaksanaan Kongres HMI XXXIII yang akan digelar di Provinsi Lampung.

Menurutnya, penunjukan Lampung sebagai tuan rumah merupakan momentum bersejarah yang harus dijaga bersama.

“Siapa pun tamu yang datang harus kita sambut dengan sebaik-baiknya. Menjadi tuan rumah yang baik adalah harga diri kita sebagai kader HMI Lampung,” katanya.

Ia berpesan kepada 47 pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah organisasi dengan berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) HMI.

“Jangan pernah merasa hebat hanya karena menjadi ketua atau pengurus. Jabatan bukan jaminan seseorang menjadi besar. Tetapi ketika kita mampu menjaga amanah, insyaallah Allah akan memberikan amanah yang lebih besar,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung, Tohir Bahnan, menegaskan bahwa kepengurusan baru harus mampu menjaga semangat perjuangan dan menjadikan organisasi sebagai wadah pembentukan karakter serta kepemimpinan kader.

Ia meminta seluruh pengurus tetap bekerja sesuai aturan organisasi dan tidak menjadikan jabatan sebagai kebanggaan semata.

“Jabatan hanyalah amanah. Laksanakan tugas sesuai AD/ART, bekerja semaksimal mungkin, dan tetap rendah hati. Jika amanah kecil dapat dijaga dengan baik, insyaallah akan diberikan amanah yang lebih besar,” tegas Tohir.

Tohir berharap kepengurusan HMI Komisariat Sosial dan Politik Unila periode 2026–2027 mampu melahirkan kader-kader yang berintegritas, berdaya saing, serta terus memberikan kontribusi bagi HMI, kampus, dan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *