Kementan Perkuat Bibit Ternak Unggul, Dorong Kedaulatan Pangan Nasional

Dok: Kementerian Pertanian.

Rembes.com, Bandar Lampung – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat pembangunan subsektor peternakan melalui penyediaan bibit ternak unggul, sehat, dan terstandar guna mendukung ketahanan serta kedaulatan pangan nasional.

Langkah ini dinilai strategis mengingat penguatan sektor hulu peternakan menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, sekaligus daya saing peternakan Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan pangan asal hewan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam webinar bertajuk “Bibit Ternak Bermutu untuk Kedaulatan Pangan Indonesia” yang digelar secara daring pada Kamis, (21/5/2026).

Mewakili Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementan, Ketua Tim Kerja Pengawasan Mutu Ternak, Bayu Ruikana, menegaskan bahwa pembangunan peternakan berkelanjutan harus dimulai dari sektor hulu.

“Bibit unggul memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha peternakan, sekaligus memperkuat daya saing sektor peternakan nasional,” ujarnya.

Menurut Bayu, perbaikan mutu genetik serta penerapan standar secara konsisten menjadi langkah strategis untuk mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia.

Senada, perwakilan Badan Standardisasi Nasional (BSN), Syaiful, menyebut standardisasi menjadi instrumen penting dalam menjamin mutu produk serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Standardisasi juga mendorong pelaku usaha menghasilkan bibit ternak yang sesuai kebutuhan pasar dan memiliki nilai tambah,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Perbibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTUHPT) Baturraden, Dani Kusworo, menekankan pentingnya implementasi standar hingga tingkat teknis di lapangan.

Ia menyebut keberhasilan penyediaan bibit ternak tidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi juga kesiapan sarana, pengelolaan yang baik, serta sinergi antar pemangku kepentingan.

“Semua pihak harus bergerak bersama agar praktik perbibitan sesuai standar dapat menghasilkan ternak yang produktif, sehat, dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kementan berharap penerapan standar perbibitan semakin luas sehingga subsektor peternakan mampu menjadi fondasi kuat dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *