Pengukuhan Guru Besar UTB Lampung, Prof. Hasan Basri Soroti Komunikasi Kesehatan Digital

Dalam pengukuhan itu, Hasan Basri menyampaikan orasi ilmiah berjudul Meneguhkan Komunikasi Kesehatan di Era Digital. Dok: Ist.

Rembes.com, Bandar Lampung –  Universitas Tulang Bawang mengukuhkan Prof. Hasan Basri sebagai Guru Besar dalam prosesi akademik yang berlangsung di Bandar Lampung pada Kamis, (23/42026).

Dalam pengukuhan itu, Hasan Basri menyampaikan orasi ilmiah berjudul Meneguhkan Komunikasi Kesehatan di Era Digital.

Bacaan Lainnya

Ia menyoroti pentingnya strategi komunikasi yang efektif di tengah derasnya arus informasi digital, terutama dalam penyampaian isu kesehatan kepada publik.

Menurut dia, perkembangan teknologi informasi membuka peluang besar dalam penyebaran pengetahuan kesehatan.

Namun, kondisi itu juga diiringi dengan meningkatnya misinformasi yang berpotensi membingungkan masyarakat.

“Komunikasi kesehatan tidak hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan literasi publik,” kata Hasan dalam orasinya.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat dan akademisi, antara lain Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah II Iskhaq Iskandar, Asisten Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Lampung Lukman Pura, serta sejumlah pimpinan perguruan tinggi di Bandar Lampung.

Dalam sambutannya, Iskhaq Iskandar mengatakan jabatan Guru Besar merupakan puncak karier akademik yang disertai tanggung jawab besar.

Ia menekankan pentingnya peran profesor dalam menjaga integritas akademik dan mendorong pengembangan ilmu pengetahuan.

“Guru Besar diharapkan menjadi teladan dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mendorong civitas akademika Universitas Tulang Bawang untuk terus bertransformasi menjadi kampus yang berdampak melalui penguatan sains, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Pengukuhan ini menandai upaya Universitas Tulang Bawang dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas kontribusi terhadap pembangunan daerah dan nasional.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *