Enam Pejabat Eselon II Pesawaran Dilantik, Tokoh Pemuda Ingatkan Soal Amanah dan Kinerja

Tokoh Pemuda Pesawaran, Alfan Rois, S.A.P.

Rembes.com, Bandar Lampung – Sebanyak enam pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dilantik hari ini.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan birokrasi untuk memperkuat profesionalisme aparatur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bacaan Lainnya

Tokoh Pemuda Pesawaran, Alfan Rois, S.A.P., mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar memandang jabatan sebagai amanah, bukan sekadar posisi atau kenyamanan.

“Jabatan ini adalah amanah besar. Tidak ada tempat bagi pejabat yang hanya ingin nyaman, apalagi yang hobi mengeluh,” kata Alfan pada Senin, (14/9/2026).

Menurut dia, pejabat eselon II memiliki tanggung jawab strategis dalam memastikan program pemerintah berjalan sesuai arah kebijakan kepala daerah.

Karena itu, ia meminta para pejabat bekerja dalam satu garis komando bersama Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran.

“Tegak lurus dengan Bupati dan Wakil Bupati adalah harga mati. Tidak boleh ada pejabat yang jalan sendiri, sibuk sendiri, atau membangun kekuatan sendiri. Harus satu komando, satu visi, dan satu tujuan dalam melayani rakyat,” ujarnya.

Alfan mengatakan tantangan dalam menjalankan roda pemerintahan merupakan hal yang tidak dapat dihindari.

Namun, soliditas jajaran birokrasi akan menjadi salah satu penentu keberhasilan pemerintah daerah.

Ia meminta pejabat yang baru dilantik membangun tim kerja yang kuat, loyal terhadap pimpinan, sekaligus berorientasi pada hasil.

“Tantangan pasti ada, tetapi di situlah tim solid diuji. Butuh tim yang tegak lurus dan satu komando dengan pimpinan. Jangan hanya sibuk, tetapi hasilnya tidak ada,” kata dia.

Alfan juga mengingatkan para pejabat agar tidak terjebak pada banyaknya teori dan rapat tanpa diikuti pelaksanaan program yang terukur.

Menurut dia, masyarakat membutuhkan hasil yang dapat dirasakan secara langsung.

“Jangan memperbanyak teori. Rakyat butuh praktik, program yang jalan, dan bukti nyata. Kalau capaian tidak memenuhi standar, evaluasi total harus dilakukan,” ujarnya.

Ia menilai pelayanan publik harus menjadi ukuran utama kinerja pejabat pemerintah.

Aparatur, kata dia, semestinya hadir untuk menyelesaikan persoalan masyarakat, bukan justru menambah persoalan.

“Urusan rakyat tidak bisa ditawar. Harus responsif. Pejabat eselon II yang baru dilantik untuk melayani rakyat, bukan untuk dilayani,” kata Alfan.

Enam pejabat eselon II yang dilantik tersebut adalah:

  1. Riswanda Djunaidi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pesawaran.
  2. Tanwir, S.E., M.M., Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pesawaran.
  3. Iswanto, S.E., M.S.Ak., Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pesawaran.
  4. Feriani Said, S.KM., M.Kes., M.M., Kepala Dinas Sosial Pesawaran.
  5. Achmad Fajar, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Perhubungan Pesawaran.
  6. Arief Budiman, S.H., Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pesawaran.

Pelantikan ini diharapkan memperkuat kinerja birokrasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran sehingga program pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Bumi Andan Jejama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *