Sedan Misterius Tabrak Tukang Becak di Pasar Kangkung, Kabur Tinggalkan Plat Nomor

Aksi tabrak lari kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Dok: Ist.

Rembes.com, Bandar Lampung – Aksi tabrak lari kembali terjadi di Kota Bandar Lampung. Kali ini, seorang tukang becak lanjut usia menjadi korban keganasan pengemudi yang diduga ugal-ugalan di jalan.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Pasar Kangkung, Jalan Laksamana Malahayati, Kecamatan Bumi Waras, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Sebuah sedan hitam bernomor polisi BE 1648 RQ menghantam becak milik Hariri (62), lalu kabur begitu saja tanpa tanggung jawab.

Benturan keras membuat becak korban rusak parah. Sementara Hariri hanya bisa menahan sakit dengan kondisi kaki kanan keseleo beruntung nyawanya masih selamat.

Saksi mata menyebut kendaraan yang diduga jenis Toyota Vios itu melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menghantam korban di persimpangan.

“Mobilnya ngebut banget. Becak sama orangnya sampai muter. Ini platnya sampai copot,” ujar salah satu saksi, sembari menunjukkan pelat nomor kendaraan yang terlepas di lokasi kejadian.

Dari keterangan korban, insiden terjadi saat ia hendak menyeberang dari arah Jalan Sultan Hasanuddin menuju Jalan Laksamana Malahayati.

Tanpa peringatan, mobil datang dari belakang dan langsung menghantam becaknya hingga terpental.

Warga yang menyaksikan kejadian langsung bergegas menolong korban dan mengevakuasi becak yang sempat menghalangi jalan.

Hasil pengecekan menunjukkan kerusakan serius pada becak as patah, gir depan bengkok, dan tak lagi bisa digunakan.

Bagi Hariri, kerusakan itu bukan sekadar materi melainkan pukulan telak bagi sumber penghidupannya.

“Ini satu-satunya buat cari makan. Saya orang kecil, cuma minta yang nabrak itu tanggung jawab,” ucapnya lirih.

Ironisnya, hingga kini pelaku justru menghilang, meninggalkan jejak berupa pelat nomor yang kini diamankan warga.

Kasus ini kembali menegaskan lemahnya kesadaran dan tanggung jawab pengendara di jalan raya.

Di saat korban harus menanggung kerugian dan rasa sakit, pelaku justru bebas melaju tanpa beban.

Warga berharap aparat segera bertindak cepat mengungkap pelaku, sebelum kasus serupa kembali memakan korban berikutnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *