Pelukan Kesetaraan dari Wagub Jihan untuk Anak-Anak Disabilitas di Hari Kemerdekaan

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyapa dan berbincang dengan anak-anak penyandang disabilitas dalam acara ramah tamah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Rembes.com, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyapa dan berbincang dengan anak-anak penyandang disabilitas dalam acara ramah tamah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kantor Sekretariat Pembinaan Kesejahteraan Disabilitas Lampung (PKDL), Bandar Lampung pada Minggu, (30/8/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk menegaskan komitmen terhadap lingkungan yang inklusif, sekaligus memastikan penyandang disabilitas memiliki ruang yang setara untuk berpartisipasi dan berekspresi.

Kegiatan mengangkat tema “Bersama dalam Perbedaan, Bersatu dalam Kesetaraan.” Tema itu menjadi pesan bahwa keberagaman tidak semestinya menjadi alasan untuk membatasi kesempatan seseorang dalam memperoleh hak dan menjalani kehidupan bermasyarakat.

Dalam sambutannya, Jihan mengajak seluruh pihak menjaga kerukunan dan menghindari berbagai tindakan yang dapat memicu perpecahan.

“Kita harus menghindari segala bentuk yang memecah belah bangsa, dan dimampukan pemimpinnya untuk memajukan negara kita,” ujar Jihan.

Jihan juga meminta doa dan dukungan masyarakat bagi pemerintah daerah agar dapat menjalankan amanah dan menghadirkan kebijakan yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat Lampung.

“Mohon doanya Pak Gubernur Rahmat Mirzani, saya, dan seluruh jajaran bisa dimampukan untuk membawa Provinsi Lampung lebih baik lagi. Amin ya rabbal alamin,” katanya.

Di hadapan keluarga besar PKDL, Jihan turut menyampaikan salam dari Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal beserta jajaran pemerintah daerah.

“Salam sayang dari Pak Gubernur, dari Batin Wulan Ibu Ketua TP PKK, dari Ibu Ketua Harian Ibu Mayang, dan semuanya. Salam sayang untuk keluarga besar PKDL. Terima kasih sekali lagi,” ujar Jihan.

Kehadiran Jihan dalam kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial peringatan kemerdekaan.

Pertemuan dengan penyandang disabilitas menjadi ruang untuk memperkuat pesan bahwa pembangunan daerah harus dapat dirasakan seluruh kelompok masyarakat, termasuk mereka yang selama ini menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses layanan dan ruang publik.

Pemerintah Provinsi Lampung juga menempatkan isu inklusivitas sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat.

Penyandang disabilitas membutuhkan dukungan yang tidak hanya bersifat bantuan, tetapi juga kesempatan untuk berkembang, beraktivitas, berkarya, dan mengambil bagian dalam kehidupan sosial.

Melalui kegiatan ramah tamah tersebut, Pemprov Lampung menegaskan pentingnya membangun lingkungan yang menghargai perbedaan dan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap warga.

Pesan kesetaraan itu sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui upacara dan seremoni, tetapi juga melalui upaya memastikan tidak ada warga yang merasa ditinggalkan dalam proses pembangunan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *