JNE Bandar Lampung Gandeng UMKM, Owner Milea Bagikan Strategi Pemasaran Digital dan Pengembangan Bisnis

Rembes.com – JNE Bandar Lampung menggelar Media Gathering pada Kamis (15/10/2026) dengan menghadirkan Nina Suryani, pemilik brand fashion Milea, sebagai narasumber. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perusahaan jasa logistik dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital.

Dalam kegiatan tersebut, Nina Suryani berbagi pengalaman mengenai perjalanan usahanya di bidang konveksi fashion, termasuk strategi pemasaran yang diterapkan untuk menjangkau konsumen di tengah perubahan tren dan persaingan pasar.

Salah satu strategi yang dijalankan Nina adalah terlibat langsung dalam mempromosikan produk melalui media sosial. Cara tersebut dilakukan untuk membangun kedekatan dengan konsumen sekaligus menekan biaya pemasaran.

Pengalaman itu menunjukkan bahwa kreativitas dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis. Pemanfaatan media sosial juga memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada pasar yang lebih luas.

Nina mengungkapkan, dirinya telah menggunakan layanan JNE sejak 2010, ketika masih berstatus sebagai mahasiswa. Penggunaan layanan pengiriman tersebut menjadi bagian dari perjalanan bisnis yang dijalaninya hingga saat ini.

Kolaborasi antara perusahaan logistik dan pelaku UMKM dinilai memiliki peran strategis dalam menunjang distribusi produk. Layanan pengiriman yang mendukung kebutuhan usaha dapat membantu pelaku UMKM menjangkau konsumen di berbagai wilayah.

Selain mendukung distribusi, komunikasi antara penyedia jasa logistik dan pelaku usaha juga penting untuk memahami kebutuhan bisnis yang terus berkembang, terutama seiring meningkatnya pemanfaatan platform digital dalam kegiatan perdagangan.

Melalui Media Gathering ini, JNE Bandar Lampung mendorong penguatan hubungan dengan pelaku usaha lokal. Sinergi tersebut diharapkan mampu membantu UMKM meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pemasaran, dan membuka peluang pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pertukaran pengalaman antara pelaku bisnis dan perusahaan logistik dalam melihat peluang serta tantangan pengembangan UMKM di tengah dinamika ekonomi digital.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *