Masa Bakti Berakhir, Baktiwan Dorong Musda KNPI Pesawaran Segera Digelar

Wakil Ketua Bidang Informasi Teknologi DPD KNPI Kabupaten Pesawaran periode 2023–2026, Baktiwan Arista.

Rembes.com, Pesawaran – Berakhirnya masa bakti kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Pesawaran periode 2023–2026 menjadi momentum bagi organisasi kepemudaan tersebut untuk segera melakukan reorganisasi dan memastikan keberlanjutan roda organisasi.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 014/A/Kpts/DPDKNP/LPG/IX/2023, kepengurusan DPD KNPI Kabupaten Pesawaran periode 2023–2026 telah memasuki akhir masa bakti.

Wakil Ketua Bidang Informasi Teknologi DPD KNPI Kabupaten Pesawaran periode 2023–2026, Baktiwan Arista, meminta Ketua maupun Ketua Harian DPD KNPI Pesawaran segera mengambil langkah konkret menyikapi berakhirnya masa kepengurusan tersebut.

Menurut Baktiwan, berakhirnya masa bakti kepengurusan tidak seharusnya membuat organisasi kehilangan arah.

Sebagai wadah berhimpunnya pemuda, KNPI harus memiliki mekanisme regenerasi yang jelas, terbuka, konstitusional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Jangan sampai organisasi pemuda kehilangan arah hanya karena persoalan SK kepengurusan. Ketika masa bakti telah selesai, harus ada langkah organisatoris yang jelas. Minimal pengurus harian berkoordinasi dengan DPD KNPI Provinsi Lampung,” tegas Baktiwan.

Ia menilai, Musyawarah Daerah (Musda) merupakan ruang konstitusional untuk menyelesaikan persoalan organisasi sekaligus memastikan keberlanjutan dan legitimasi kepemimpinan KNPI Pesawaran.

Karena itu, Baktiwan mendorong DPD KNPI Pesawaran segera melakukan komunikasi dan konsolidasi dengan seluruh elemen organisasi, termasuk DPD KNPI Provinsi Lampung, agar proses Musda dapat dilaksanakan sesuai mekanisme yang berlaku.

“Kami tidak sedang mencari siapa yang salah. Kami sedang menuntut agar organisasi tidak kehilangan marwahnya. Pemuda Pesawaran membutuhkan KNPI yang hidup, bergerak, demokratis, dan memiliki kepastian kepemimpinan,” ujarnya.

Baktiwan juga mengajak seluruh elemen KNPI Pesawaran tidak bersikap pasif terhadap kondisi organisasi saat ini.

Menurut dia, regenerasi dan konsolidasi merupakan bagian penting untuk memastikan keberlangsungan organisasi kepemudaan di Kabupaten Pesawaran.

“Saatnya seluruh elemen KNPI Pesawaran berhenti menjadi penonton. Organisasi tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa arah. Regenerasi harus dilakukan, konsolidasi harus dibangun, dan Musda harus segera digelar,” tegasnya.

Ia berharap DPD KNPI Provinsi Lampung turut melihat dinamika yang berkembang di Pesawaran dan mengambil langkah organisatoris untuk memastikan keberlanjutan kepengurusan.

“Kami meminta dan berharap kepada DPD KNPI Provinsi Lampung untuk melihat dinamika di Pesawaran dan mendengar aspirasi teman-teman DPK yang ramai disampaikan di media sosial. Artinya, DPD KNPI Provinsi Lampung diharapkan dapat memanggil pengurus harian untuk membahas keberlanjutan masa depan KNPI Pesawaran,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *