Saat Bupati Ela Menunggu Pusat, HMI Soroti Nasib Pelajar Nyebrang Sungai

Ketua umum HMI Lampung Timur menilai kondisi tersebut sangat berisiko terhadap keselamatan pelajar, terlebih saat cuaca buruk atau debit air sungai meningkat. Ilustrasi: Rembes.com.

Rembes.com, Lampung Timur – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Persiapan Lampung Timur, Muklasin, meminta pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kondisi pelajar di Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, yang setiap hari harus menyeberangi sungai menggunakan perahu untuk berangkat ke sekolah.

Muklasin menyebut kondisi tersebut telah berlangsung puluhan tahun akibat belum tersedianya jembatan penghubung yang layak.

Bacaan Lainnya

“Setiap hari ratusan siswa tingkat SMA harus mengantre di tepi Sungai Way Bungur dengan sepeda motor sebelum menyeberang menggunakan perahu kecil. Ketiadaan jembatan membuat mereka tidak memiliki pilihan lain,” ujar Muklasin pada Minggu, (1/2/2026).

Ia menilai kondisi tersebut sangat berisiko terhadap keselamatan pelajar, terlebih saat cuaca buruk atau debit air sungai meningkat.

Menurutnya, akses pendidikan yang aman dan layak merupakan hak dasar yang seharusnya dijamin oleh negara.

“Oleh karena itu, HMI Lampung Timur meminta pemerintah pusat untuk turun tangan dan memberikan solusi konkret dengan membangunkan jembatan bagi para pelajar,” tegasnya.

Muklasin menambahkan, sebelumnya pemerintah daerah sempat membangun jembatan penghubung di lokasi tersebut.

Namun, proyek itu tidak dapat dimanfaatkan karena pembangunannya terbengkalai hingga kini.

“Karena pembangunan jembatan daerah tidak kunjung tuntas dan tidak bisa digunakan, kami berharap pemerintah pusat hadir memberikan solusi terbaik agar aktivitas pendidikan masyarakat tidak lagi terhambat,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *