Aliansi Lampung Melawan Desak Pendidikan Gratis di Kantor DPRD 

Pimpinan DPRD Lampung duduk bersama menyampaikan aspirasi di depan Kantor DPRD Lampung. Dok: Rembes.com.

Rembes.com, Bandar Lampung –  Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan menggelar aksi di Komplek Perkantoran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Lampung dan Kantor Gubernur Lampung pada Senin, (23/2/2026).

Beragam warna almamater memadati pintu gerbang komplek gubernuran. Mereka datang membawa sederet tuntutan terkait persoalan pendidikan yang dinilai belum optimal, baik di tingkat nasional maupun daerah.

Bacaan Lainnya

Dalam pernyataan sikapnya, massa aksi menuntut agar pendidikan dijadikan prioritas utama kebijakan negara.

Mereka juga mendesak terwujudnya pendidikan gratis, penambahan anggaran pendidikan, peningkatan kesejahteraan guru honorer, hingga regulasi pajak progresif yang dialokasikan khusus untuk sektor pendidikan.

Isu lain yang turut disuarakan adalah nasib siswa SMA Siger. Mahasiswa meminta agar siswa dipindahkan ke sekolah yang memiliki legalitas jelas dengan jaminan beasiswa sehingga hak belajar mereka tetap terlindungi.

Hampir dua jam berorasi, tak satu pun perwakilan DPRD maupun pemerintah provinsi menemui massa.

Situasi sempat memanas ketika demonstran meminta aparat kepolisian membuka akses masuk ke halaman gedung DPRD.

“Sudah lama kita di sini, tapi tidak ada kejelasan dari anggota dewan. Kenapa kita di sini? Ayo maju!” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Hingga azan zuhur berkumandang, belum terlihat legislator yang keluar menemui mahasiswa.

Aparat kepolisian tampak terus bernegosiasi agar massa tetap bersabar menunggu perwakilan yang berada di dalam gedung dewan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *