Mahasiswa Lampung akan Kepung Kantor DPRD

Aliansi Mahasiswa Lampung akan kepung kantor DPRD untuk menyampaikan tuntutan. Foto: Joshua/Daswati.

Rembes.com, Bandar Lampung – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Lampung Melawan dipastikan akan memadati Gedung DPRD Provinsi Lampung pada Senin, 23 Februari 2026.

Aksi itu digelar di tengah bulan Ramadan sebuah pilihan waktu yang mereka sebut bukan kebetulan, melainkan penegasan bahwa perjuangan pendidikan tak mengenal jeda.

Bacaan Lainnya

Jenderal Lapangan Aliansi Lampung Melawan, M. Zakki Kurniawan, memastikan seluruh persiapan teknis telah dirampungkan.

Konsolidasi terakhir digelar Sabtu sore, 21 Februari 2026, di halaman belakang Balai Rektorat Universitas Lampung, dan diikuti puluhan mahasiswa lintas kampus di Bandar Lampung.

“Teknis lapangan kami membahas mekanisme aksi, mitigasi, capaian, hingga perangkat aksi,” ujar Zakki.

Ia menegaskan tak ada penyesuaian signifikan meski aksi berlangsung saat puasa. Satu-satunya perubahan ialah peniadaan logistik konsumsi sebagai bentuk penghormatan bagi peserta yang menjalankan ibadah.

Tuntutan: Pendidikan Gratis hingga Nasib Guru Honorer

Aksi ini membawa sejumlah tuntutan yang diklaim sebagai agenda besar pembenahan pendidikan nasional.

Aliansi mendesak pemerintah menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama, termasuk merealisasikan pendidikan gratis bagi seluruh lapisan masyarakat.

Mereka juga mendorong penambahan anggaran pendidikan melalui skema pajak progresif.

Di tingkat lokal, massa akan menyuarakan persoalan siswa SMA Siger Bandar Lampung yang dinilai membutuhkan kepastian legalitas sekolah serta jaminan beasiswa jika dipindahkan.

Isu kesejahteraan guru honorer turut menjadi sorotan. Aliansi menilai perbaikan kualitas pendidikan mustahil tercapai tanpa peningkatan taraf hidup tenaga pendidik.

“Secara garis besar, kami menuntut perbaikan kualitas pendidikan yang selama ini masih jauh dari kata cukup,” kata Zakki, mahasiswa Fakultas Teknik angkatan 2022 di Universitas Lampung.

Dua Titik Kumpul, Long March ke DPRD

Mobilisasi massa dibagi dalam dua titik kumpul. Mahasiswa dari kawasan Rajabasa akan berkumpul di Universitas Lampung.

Sementara mahasiswa dari Institut Teknologi Sumatera, UIN Raden Intan Lampung, dan Universitas Teknokrat (UTB) akan berkumpul di Taman Makam Pahlawan.

Kedua kelompok selanjutnya berkonvoi menuju kawasan Hotel Sheraton yang kini dikenal sebagai Hotel Akar untuk memarkir kendaraan sebelum melakukan long march ke Gedung DPRD Provinsi Lampung.

Aksi dijadwalkan berlangsung pukul 08.00 hingga 15.00 WIB. Aliansi berharap pimpinan Pemerintah Provinsi Lampung maupun DPRD bersedia turun langsung menemui massa.

“Capaian aksi kami sederhana, pimpinan pemerintah provinsi dan DPRD turun membersamai kami serta menerima aspirasi yang kami utarakan,” ujar Zakki.

Ia menegaskan, aksi ini bukan akhir, melainkan awal dari rangkaian pengawalan isu-isu strategis pendidikan di Lampung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *